![]() |
File Lengkap PKP klik Disini |
Senin, 23 April 2018
Laporan PKP-UT IPA Kelas IV Materi Gaya Tahun 2018
Contoh PTK Matematika Kelas IV SD 2018
ABSTRAK
………..........., 2018. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Pada Materi Pecahan Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Kartu Domino Pada
Siswa Kelas IV SDN ............Kecamatan ............ Kabupaten ............
Perolehan nilai Matematika yang
diperoleh siswa sangat minim, hal ini dapat dilihat dari hasil data yang
diperoleh yaitu hanya 8 siswa (44,4%) dari 19 siswa kelas IV di SDN ............yang
siap untuk belajar, diantaranya 27,8% yang menguasai materi dan 16,7% hampir
mengenal pemahaman materi, sementara 10 orang siswa yang tidak berhasil (55,6%)
dalam belajar
Dari uraian latar belakang
masalah di atas maka rumusan masalah dalam PTK ini adalah; (1) Bagaimanakah
aktivitas siswa dalam proses pembelajaran Matematika kelas IV SDN ............setelah
menggunakan media pembelajaran kartu domino? (2) Bagaimana proses pembelajaran
matematika kelas IV SDN ............tentang menjelaskan pecahan dengan
menggunakan media pembelajaran kartu domino?
Penelitian tindakan kelas mata
pelajaran Matematika dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN ............Kecamatan
............, Kabupaten ............ Tahun Pelajaran 2017/2018. Jumlah subjek
yang diteliti sebanyak 19 siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan.
Berdasarkan
data di atas, penulis masih merasa kurang puas dikarenakan masih ada siswa yang
mendapat nilai di bawah KKM 65 yaitu dari 19 siswa yang belum tuntas ada 8
siswa atau 42% di bawah KKM 65. Sementara pada siklus II perolehan hasil
pembelajaran perbaikan sikus 2 sangat memuaskan karena semua siswa mendapat
nilai di atas KKM 65. Sehingga perbaikan cukup sampai pada siklus 2.
Download file lengkap klik Disini
Senin, 22 Januari 2018
PKP UT PGSD 2018
Nama_Mahasiswa, 812345678. Penggunaan
metode latihan untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang bilangan romawi Di kelas IV SDN ......................
Kecamatan ...................... Kabupaten
......................
Abstrak
Pembelajaran adalah perubahan dalam kemampuan sikap atau prilaku siswa
yang relatif permanen dari pengalaman atau pelatihan. Menurut Hamalik
(1995:27). Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi
unsur-unsur manusia, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling
mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Bersasarkan rumusan masalah
yang dikembangkan pada pelaksanaan PTK ini, maka tujuan perbaikan pembelajaran
ini adalah sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar dalam proses
pembelajaran Matematika dengan materi Bilangan Romawi melalui penerapan metode
latihan.
Pelaksanaan perbaikan dilakukan di kelas IV SDN ......................
Kecamatan ...................... Kabupaten ......................, dengan
jumlah siswa 20 orang terdiri dari 7 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa
perempuan. Dengan materi “Bilangan Romawi pada pembelajaran matematika.
Hasil analisis dan perumusan masalah tersebut di atas menunjukan bahwa
program perbaikan pembelajaran dilakukan oleh guru untuk meningkatkan hasil
belajar siswa dalam materi pelajaran Matematika. Penerapan metode latihan dan
penggunaan media gambar bilangan romawi dapat meningkatkan hasil belajar siswa
“Bilangan Romawi” pada mata pelajaran Matematika. Hasil yang dicapai siswa
setelah menerapkan metode latihan. Perubahan nilai hasil belajar siswa setelah
menggunakan metode latihan.
Kata kunci : Metode Latihan, Hasil Belajar, Partisipasi Siswa
Rabu, 06 September 2017
Laporan PKP UT PGSD Lengkap
Laporan PKP UT PGSD lengkap kami bagikan untuk Anda Mahasiswa
UT (Universitas Terbuka) jurusan S1 PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Mata
Kuliah PDGK4501 Pemantapan Kemampuan Profesional tidak ada ujian tertulis.
Tentunya Anda selaku Mahasiswa juga tahu, nah Anda akan disibukan dengan
Praktek Mengajar dan tak kalah pentingnya lagi Anda harus menyusun Laporan atau
lebih dikenal dengan Skripsi. Tentu akan sangat merepotkan Anda dan memerlukan
waktu dan biaya tidak sedikit.
Nah untuk itu disini kami akan memberikan atau membagikan pada Anda Laporan PKP UT PGSD yang sudah kami kemas lengkap sebagai acuan Anda dalam membuat Laporan Pemantapan Kemampuan Profesional atau PKP. Memang tak semua materi bisa Anda gunakan dalam laporan ini, namun setidaknya, Anda bisa menggunakan contoh laporan ini sebagai acuan dalam beberapa Bab pertama.
Laporan PKP UT PGSD ini akan sangat membantu Anda dalam menyusun laporan, Anda bisa menggunakan berbagai materi yang telah Anda dan mencocokannya dengan materi atau bahan yang Anda buat.
Kami telah menyiapkan contoh laporan ini dalam bentuk file dokumen yang mana bisa Anda download secara langsung dan simpan untuk nanti bisa Anda gunakan sebagai referensi pembuatan Laporan PKP Anda.
Nah untuk itu disini kami akan memberikan atau membagikan pada Anda Laporan PKP UT PGSD yang sudah kami kemas lengkap sebagai acuan Anda dalam membuat Laporan Pemantapan Kemampuan Profesional atau PKP. Memang tak semua materi bisa Anda gunakan dalam laporan ini, namun setidaknya, Anda bisa menggunakan contoh laporan ini sebagai acuan dalam beberapa Bab pertama.
Laporan PKP UT PGSD ini akan sangat membantu Anda dalam menyusun laporan, Anda bisa menggunakan berbagai materi yang telah Anda dan mencocokannya dengan materi atau bahan yang Anda buat.
Kami telah menyiapkan contoh laporan ini dalam bentuk file dokumen yang mana bisa Anda download secara langsung dan simpan untuk nanti bisa Anda gunakan sebagai referensi pembuatan Laporan PKP Anda.
DOWNLOAD
Senin, 20 Maret 2017
Contoh PKP Bahasa Indonesia Kelas III SD
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
1.
Identifikasi Masalah
Berdasarkan Undang-Undang
nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 bahwa Pendidikan
Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahklak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri
dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dalam hal ini bahasa memiliki peran
sentral dalam perkembangan intelektual sosial dan emosional peserta didik dan
merupakan penujang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi.
Berdasarkan
kurikulum 2006 dijelaskan bahwa salah satu tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
di Sekolah Dasar, adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi secara efektif dan
efisien, sesuai dengan etika yang berlaku baik secara lisan maupun tertulis. Selain
itu dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar peserta didik diharapkan
dapat meningkatkan kemampuan
intelektual kematangan emosional dan sosial. Berdasarkan data awal, selama ini pembelajaran Bahasa
Indonesia pada Siswa Di Kelas III SDN ................... Kecamatan ...................
Kabupaten Sampang masih bersifat monoton dan kurang menarik. Sehingga hasil belajar siswa dari KKM 65, diperoleh hasil rata – rata
kelas 60 dengan prosentase ketuntasan 40% atau dari total keseluruhan 20 siswa
hanya 8 siswa tuntas dan 12 siswa tidak tuntas . Selain
itu di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih menghadapi banyak
kendala-kendala. Kendala-kendala yang dimaksud antara lain: Pertama, guru
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia masih mengalami kesulitan dalam mengaktifkan
siswa untuk terlibat langsung dalam proses penggalian dan penelaahan bahan
pelajaran.
Kedua, jumlah siswa setiap kelas cukup besar
(20-25 siswa). Terkait dengan jumlah siswa yang cukup besar di setiap kelas ini,
proses belajar dihadapkan pada kenyataan keberadaan sarana dan prasarana
pembelajaran yang kurang memadai, sehingga hal tersebut juga menyebabkan guru
kurang dapat mengenali sikap dan perilaku individual siswa atau murid secara
baik. Hal ini dapat berdampak pada kurangnya perhatian siswa terhadap materi
pembelajaran.
Ketiga, sebagian siswa memandang mata pelajaran
Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran yang bersifat konseptual dan
teoritis. Akibatnya siswa ketika mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia merasa
cukup mencatat dan menghafal konsep-konsep dan teori-teori yang diceramahkan
oleh guru, tugas-tugas terstruktur yang diberikan dikerjakan secara tidak
serius dan bila dikerjakan pun sekedar memenuhi formalitas.
Keempat,
praktik kehidupan di
masyarakat baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya, hukum, agama
seringkali berbeda dengan wacana yang dikembangkan dalam proses pembelajaran di
kelas. Akibatnya siswa seringkali merasa apa yang dipelajari dalam proses
belajar di kelas sebagai hal yang sia-sia.
Kendala-kendala
dalam penyelenggaraan Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagaimana dikemukakan di
atas, jelas membawa pengaruh pada kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Kondisi semacam ini tentu tidak sejalan dengan semangat untuk menciptakan
pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Pembelajaran yang kurang bermakna ini
akan semakin meluas dan apabila pada proses pembelajaran tersebut guru masih
menerapkan strategi dan pendekatan pembelajaran konvensional yang memandang
siswa sebagai objek, komunikasi lebih banyak berlangsung searah, dan penilaian
lebih menekankan aspek kognitif.
2. Analisis Masalah
Pembangunan Nasional di bidang pengembangan
sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan, merupakan upaya
sungguh-sungguh dan terus-menerus dilakukan untuk mewujudkan manusia Indonesia
seutuhnya. Sumber daya yang berkualitas akan menentukan mutu kehidupan pribadi,
masyarakat, dan bangsa dalam rangka mengantisipasi, mengatasi
persoalan-persoalan, dan tantangan-tantangan yang terjadi dalam masyarakat pada
kini dan masa depan.
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh
bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan, khususnya pendidikan dasar
dan menengah. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan
Nasional, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru,
penyempurnaan kurikulum, pengadaan buku dan alat pelajaran, perbaikan sarana
dan prasarana pendidikan, dan peningkatan mutu manajemen sekolah. Namun
demikian, berbagai indikator mutu pendidikan belum menunjukkan peningkatan yang
memadai.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan di
Indonesia tidak pernah berhenti. Berbagai terobosan baru terus dilakukan oleh
pemerintah melalui Depdiknas. Upaya itu antara lain dalam pengelolaan sekolah,
peningkatan sumber daya tenaga pendidikan, pengembangan/penulisan materi ajar,
serta pengembangan paradigma baru dengan metodologi pengajaran.
Mengajar bukan semata persoalan menceritakan.
Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari perenungan informasi ke dalam benak
siswa. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri.
Penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang
langgeng. Yang bisa membuahkan hasil belajar yang langgeng hanyalah kegiatan
belajar aktif.
Apa yang menjadikan belajar aktif? Agar belajar
menjadi aktif siswa harus mengerjakan banyak sekali tugas. Mereka harus
menggunakan otak, mengkaji gagasan, memecahkan masalah, dan menerapkan apa yang mereka pelajari.
Belajar akif harus gesit, menyenangkan, bersemangat dan penuh gairah. Siswa
bahkan sering meninggalkan tempat duduk mereka, bergerak leluasa dan berfikir
keras (moving about dan thinking aloud).
3. Alternatif dan Prioritas Pemecahan Masalah
Supaya bisa
mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan
pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa
perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya,
mencoba mempraktekkan keterampilan, dan mengerjakan tugas yang menuntut
pengetahuan yang telah atau harus mereka dapatkan.
Dengan menyadari gejala-gejala atau kenyataan tersebut diatas, maka dalam penelitian ini, peneliti mengambil judul “Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Mengurutkan Gambar Seri Menjadi Sebuah Paragraf Melalui Penerapan Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelas III di SDN ................... Kecamatan ................... Kabupaten Sampang Tahun Pelajaran 2013 / 2014".
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas, dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut:
1. Bagaimana penggunaan metode demonstrasi pada materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD ................... Kecamatan ................... semester 1 tahun pelajaran 201.... / 20.... ?
2. Apakah penggunaan metode demonstrasi dalam penyajian atau penyampaian materi pelajaran Ilmu Penetahuan Sosial dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD ................... Kecamatan ................... semester 1 tahun pelajaran 201.... / 20.... ?
C.
Tujuan Penelitian
Penelitian
ini bertujuan:
1.
Menemukan metode demonstrasi yang tepat dalam
meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD ................... Kecamatan ................... semester 1
tahun pelajaran 201.... / 20.....
2.
Meningkatkan prestasi prestasi belajar
siswa kelas III SD ......... Kecamatan ......... semester tahun pelajaran 201.... / 20....
setelah menggunakan metode demonstrasi
D.
Manfaat
Penelitian
Penelitian ini memberikan manfaat:
1. Bagi
guru
a. Memberikan masukan yang bersifat praktis tentang
upaya peningkatan kualitas hasil pembelajaran.
b.
Menambah wawasan dan keterampilan guru dalam
mengatasi permasalahan yang timbul dalam pembelajaran bahsaa Indonesia
khususnya dalam pokok bahasan mengurutkan
gambar seri menjadi sebuah paragraf
2. Bagi
siswa, manfaat yang diperoleh antara lain :
a.
Dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam materi mengurutkan gambar seri
menjadi sebuah paragraf
b. Dapat meningkatkan dan membentuk kemampuan siswa
berkomunikasi dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang mencakup tiga keterampilan yaitu: membuat kalimat, menyusun, dan mengurutkan gambar menjadi sebuah paragraf.
3. Bagi
Kepala Sekolah, manfaat yang diperoleh antara lain :
Sebagai upaya mengefektifkan serta meningkatkan
pengelolaan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Sehingga dapat memberikan
masukan kepada Kepala Sekolah untuk menyediakan dan atau melengkapi alat
peraga, sarana serta prasarana yang mendukung terlaksananya pembelajaran Bahasa
Indonesia. Dengan demikian sekolah dapat meningkatkan dan menghasilkan mutu kelulusan yang berkualitas.
=>>> Silahkan Download File lengkapnya DISINI
=>>> Silahkan Download File lengkapnya DISINI
Jumat, 30 September 2016
Free Download PTS SDLB Terbaru 2016
Tanpa basa-basi dan panjang lebar tentang judul artikel ini. Bagi anda yang membutuhkan Laporan Penelitian Tindakan Sekolah SDLB (Sampul, Bab 1-5, Daftar Pustaka dan Lampiran) terbaru 2017. disini kami bagikan "download gratis" PTS SDLB. klik gambar download dibawah ini.
Kamis, 25 Agustus 2016
PTS TK Lengkap
Bagi yang membutuhkan PTS-TK, cocok untuk referensi kenaikan pangkat atau penelitian lainnya. silahkan download pada link dibawah. berikut daftar isi PTS-TK Lengkap:
HALAMAN SAMPUL
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
ABSTRAK
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Pemecahan Masalah
D. Tujuan
E. Manfaat
BAB II KAJIAN PUSTAKA
A. Tugas Pokok Kepala Sekolah
B. Peran Kepala Sekolah
C. Pembinaan Secara Kerjasama dan Berkelanjutan Dalam Kegiatan Pembelajaran
D. Teknik Pembinaan Secara Kerjasama dan Berkelanjutan
E. Tahapan Pembinaan Secara Kerjasama dan Berkelanjutan
BAB III METODE PENELITIAN
A. Pendekatan Penelitian
B. Subjek Penelitian
C. Waktu Penelitian Tindakan Sekolah
D. Prosedur Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Persiklus
B. Subjek Penelitian
C. Pembahasan tiap siklus
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran
Langganan:
Postingan (Atom)